Batu Bara-fokusPost.com-Pembangunan enam unit bak sampah di Desa Sentang, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, menuai sorotan dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Pasalnya, anggaran yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tersebut dinilai tidak sebanding dengan volume dan hasil pekerjaan di lapangan. demikian dilaporkan Rabu (14/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap satu unit bak sampah dianggarkan sebesar Rp 4 juta, dengan ukuran sekitar 1,5 meter x 1,5 meter.
Total anggaran tersebut dinilai terlalu fantastis dan memunculkan dugaan mark-up.
Pantauan awak media di lokasi pada Selasa (13/1/26) menemukan bahwa kualitas bangunan bak sampah diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Material yang digunakan tampak sederhana dan pengerjaannya dinilai tidak mencerminkan besarnya anggaran yang digelontorkan.
Salah seorang warga Desa Sentang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya.
Ia menilai biaya pembangunan tersebut sangat tidak wajar.
“Bak sampah itu ukurannya sekitar panjang 1,5 meter, lebar 120 cm, tinggi 1,5 meter. Tapi anggarannya sampai Rp4 juta per unit. Itu kecil, tapi biayanya besar. Sangat tidak masuk akal,” ujarnya.
Warga menduga, proyek tersebut terkesan dijadikan ajang mencari keuntungan, sehingga menimbulkan kecurigaan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pengelolaan Dana Desa.
Ketidakjelasan rincian anggaran dan minimnya keterbukaan pemerintah desa membuat warga merasa kecewa terhadap kinerja Kepala Desa Sentang, yang dinilai tidak transparan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan desa.
Masyarakat pun mendesak Inspektorat dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh kegiatan Desa Sentang pada Tahun Anggaran 2025, khususnya proyek pembangunan bak sampah tersebut.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Desa Sentang, Idris, memberikan jawaban singkat. ia menyebut bahwa anggaran tersebut sudah termasuk pajak dan upah pekerja.
“Tiga juta sama pajak semuanya dan sama upahnya,” tulis Idris singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan rinci terkait RAB, spesifikasi teknis, maupun rincian penggunaan anggaran yang dapat menjawab keraguan masyarakat.
(aus)







