Bawaslu Awasi KPU Buru Lakukan Coklit Di TPS Sulit

FOKUSPOST.COM | BURU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buru melakukan pengawasan langsung pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih hari terakhir yang lakukan oleh KPU Buru di desa Nafrua Kecamatan Lolongguba, Selasa (14/3)

Kordiv P3S Bawaslu, Ambran Sakula SH, yang didampingi ketua Panwascam Lolongguba, Ali Besan serta 2 komisioner Panwascam, Tursino dan Maryon Tasijawa, menjelaskan, desa Nafrua terdapat 5 TPS masuk kategori TPS sulit karena berada di pegunungan.

Coklit dipimpin langsung oleh ketua KPU Buru, Munir Soamole dan didampingi staf pendukung KPU.

Menurut Ambran, setelah Bawaslu melakukan tugas monitoring dan suvervisi secara langsung bersama ketua KPU, Nafrua akan dijadikan perhatian khusus pada Pemilu 2024 mendatang.

Ambran menjelaskan, di Nafrua terdapat 5 TPS yang jarak antar TPS jauh dan sulit dijangkau.
Kendala yang ditemukan saat coklit di lapangan oleh Bawaslu dan KPU termasuk petugas pantarlih dan pengawas kelurahan/desa (PKD) kata Ambran, adalah nama yang terdaftar dalam KK sulit ditemui karena mereka ke kebun dan sebagian berada di tambang emas gunung botak, fakta lain adalah jumlah rumah dan dusun di setiap desa tidak sebanding dengan jumlah KK yang dicoklit.

Lanjut Ambran, jumlah rumah yang dicoklit lebih sedikit dari jumlah KK, artinya dalam satu rumah dihuni oleh beberapa Kepala Keluarga (KK),
Oleh karena itu Bawaslu akan memberi perhatian khusus kepada desa Nafrua pada Pemilu 2024 nanti.

Ambran menambahkan, tahapan coklit ini belum finish, masih ada tahapan daftar pemilih sementara (DPS) yang kemudian setelah melalui tahapan perubahan akan menjadi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) yang nanti akan menjadi daftar pemilih tetap (DPT).

“Bawaslu Kabupaten Buru akan memastikan melakukan pengawasan konfrehensiv dengan tujuan agar data pemilih di desa-desa terpencil atau pegunungan benar-benar terhindar dari kecurangan agar dapat tercipta Pemilu yang bersih, karena untuk menciptakan pemilu yang bersih dimulai dari daftar pemilih yang bersih”, kata Sakula.

Kaperwil Maluku (SP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *