FOKUSPOST.COM | MALUKU – Ketua DPD KNPI Kabupaten Buru Provinsi Maluku, Abdul Rauf Wabula mengapresiasi pembangunan bendungan Waiapo yang saat ini sedang dikerjakan.
Pembangunan bendungan ini dikerjakan lewat Kementerian Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, dalam rangka pembangunan proyek strategi Nasional yakni bendungan Waiapo untuk mendukung terciptanya ketahanan air dan pangan, guna
mendorong produksi pertanian yang berkelanjutan, dengan ketersediaan jaringan irigasi sehinga dengan begitu bendungan Waiapo dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten buru.
Pembangunan bendungan Waiapo di Kabupaten Buru yang dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahan Adhi KSO Dan PT. HK memiliki kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta m3. ini merupakan salah satu proyek Strategi Nasional, sehingga dapat dikategorikan sebagai bendungan multifungsi bagi kehidupan masyarakat Buru kedepan, karena pembangunan bendungan Waiapo merupakan infrastruktur penyediaan air baku, air irigasi, sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir dan memiliki potensi pembangkit listrik,
Ketua DPD KNPI Buru, Abdul Rauf Wabula mengatakan, bendungan Waiapo akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Buru, terutama ketersediaan air irigasi seluas 10.000 sebesar 557 m3/detik, dan bisa digunakan untuk pembangkit listrik serta sebagai tempat pariwisata yang akan menumbuhkan perekonomian masyarakat Kabupaten Buru.
Wabula mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Buru agar sama-sama mendukung program pemeritah dan mensuport dua PT plat merah, yakni PT. PP ADHI KSO Dan PT. HK agar secepatnya dapat menyelasaikan pembangunan bendungan Waiapo, jangan terprovokasi dengan opini liar karna itu akan memperhambat pembanguan di negri kita sendiri.
Kata Wabula, perlu disadari juga bahwa PT. ADHI KSO Dan PT. HK yang mengerjakan bendungan tersebut bersandar pada regulasi dan Pepres, sehingga proses pembangun bendungan ini wajib dan hak telah ditetapkan dalam ketentuan perundang- undandangan, tidak serta merta, apalagi ini merupakan pembanguan strategi Nasional.
Sudah barang tentu kewajiban itu ditunaikan apabila itu wajib, dan sampai saat ini kewajiban itu selalu dilakukan sesuai progres dan tempat dimana Dua PT. tersebut melakukan pekerjaannya.
Wabula memaparkan bahwa saat ini ada statemen yang menuduh korupsi, ini sesuatu hal yang keliru, yang perlu diluruskan, mestinya bedakan dulu pekerjaannya, mana pekerjaan yang dikerjakan plat merah dan mana pekerjaan yang dikerjarkan swasta, sehingga bisa memahami bahwa pekerjaan yang dikerjakan plat merah sudah diatur mekanismenya oleh pemerintah pusat.
Tidak seperti yang dituduhkan, aplagi saat ini kontrak masih berjalan lantas apa yang mereka korupsi.
Ketua DPD KNPI Buru siap mendukung dan mensuport pembangunan bendungan Waiapo yang dikerjakan dua PT. plat merah ini. Ketua DPD KNPI Buru menilai pembangunan bendungan Waiapo sangat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi bagi kehidupan masyarakat Buru ke depan.
Ia berharap di tubuh Pemda Buru jangan ada kelompok- kelompok kecil yang selalu memanfaatkan situasi, karena akan sangat berdampak buruk terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten yang kita cintai ini, tuturnya.
Kaperwil Maluku (SP)







