FOKUSPOST.COM | BANDA ACEH – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membantah bahwa kunjungannya ke Aceh dikaitkan dengan aksi penghindaran terhadap pemeriksaan Polda Metro Jaya.
Firli mengatakan, bahwa kunjungannya ke Aceh merupakan bagian dari tugas pokoknya sebagai ketua KPK, Ia menjelaskan bahwa KPK memiliki tiga tugas pokok, yaitu pencegahan, penindakan, dan supervisi.
“Saya melaksanakan tugas saya sebagai ketua KPK dan hal itu harus dipahami,” ujar Firli di Balai Meseuraya Aceh (BMA), Kamis 9 November 2023.
Ia menjelaskan, bahwa ketua KPK bertanggung jawab penuh terhadap tugas dan pelaksanaan KPK baik itu upaya pencegahan agar tidak terjadi korupsi, melakukan formasi sangsi terhadap dan sangsi yang melakukan korupsi dan pelayanan publik.
Firli juga mengatakan bahwa KPK melakukan monitoring terhadap pelaksanaan tugas negara dan supervisi. Dalam konteks ini, Firli mengatakan bahwa kunjungannya ke Aceh merupakan bagian dari kegiatan roadshow anti korupsi yang dilakukan KPK.
“Dan kegiatan yang saya lakukan di Aceh ini juga bukan jalan-jalan, saya melaksanakan tugas pokok ketua KPK,” tambahnya.
Dan pihaknya juga melakukan supervisi kepada kejaksaan, maupun kepada kepolisian dan hari ini KPK melakukan kegiatan terkait road show anti korupsi.
Firli menegaskan bahwa ia tidak akan menghindar dari pemeriksaan Polda Metro Jaya dan bahwa ia akan menghadapi semua proses hukum yang ada.
“Jadi tidak ada cara atau kata menghindar apapun, saya akan hadapi semua,” tegas Firli.
Sebelumnya, Firli dijadwalkan diperiksa oleh Polda Metro Jaya pada Selasa 7 September 2023 Namun, Firli tidak memenuhi panggilan tersebut dengan alasan bahwa ia sedang berada di luar kota dan melakukan perjalanan dinas ke Aceh.
(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)







