FOKUSPOST.COM | BANYUMAS – Hasil Penelusuran Tim Media Fokus pada Hari Rabu Tanggal 28/12/2022.
Tim Media Fokus melakukan Konfirmasi kepada CH Selaku General Manager PT. US melaui Via WhatsApp. Guna ingin mengetahui sudah brapa persen Hasil Pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Gedung Sekolah SDN 1 Parungkamal.
Namun sangatlah disayangkan CH Selaku General Manager PT. US tidak memberikan jawaban sedikitpun dan memang setiap Tim Media Fokus Konfirmasi belum perna memberikan jawaban Konfirmasi sedikitpun.
Kemudian Tim Media Fokus melakukan Konfirmasi kepada WS selaku kepala Tukang Proyek Pembangunan Gedung Sekolah SDN 1 Parungkamal Via WhatsApp. WS juga tidak memberikan jawaban Konfirmasi.
Tim Media Fokus kesulitan mau melakukan Konfirmasi kepada Konsultan Pengawas Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Sekolah SDN 1 Parungkamal, karena Tim Media Fokus tidak dapat Nomor Telepon Konsultan Pengawas yang bisa dihubungi dan setiap Tim Media Fokus melakukan investigasi kelokasi proyek tersebut belum perna Ketemu Konsultan Pengawas serta Pengawas dari pihak Dinas PUPR.
Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Sekolah SDN 1 Parungkamal ini sudah habis Waktu masa pekerjaan sejak 25 Desember 2022.
Dalam hasil pantauan Tim Media Fokus di lapangan. Pihak perusahaan diduga tetap tenang tenang saja meskipun tertanggal 25 Desember 2022 telah habis waktu masa pelaksanaan sesuai perjanjian Kontrak yang sudah di tentukan. Dan kami dari Tim Media Fokus hingga berita ini diterbitkan belum mengetahui sudah brapa persen hasil pekerjaan proyek Rehabilitasi dan Renovasi Gedung Sekolah SDN 1 Parungkamal.
Tanggapan dari YS masyarakat, beliau menjelaskan terkait tidak selesainya tepat waktu proyek Rehabilitasi dan Renovasi gedung sekolah SDN 1 Parungkamal ini. Beliau menjelaskan Diduga di akibatkan terlalu banyak paketnya yang di buat menjadi satu Kontrak saja. Sementara 10 paket pekerjaan di gabung menjadi satu Kontrak, beliau menjelaskan tentu besar peluang tidak selesai tepat waktu, pungkas beliau.
Kemudian YS juga menanggapi soal tidak selesai tepat waktu. Pihak Perusahaan merasa aman aman saja itu hal yang wajar menurut YS, Diduga karena proyek Rehabilitasi dan Renovasi Gedung Sekolah SDN 1 Parungkamal ini di awasi oleh pihak Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (TPPS) “Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah”, pungkas beliau. Rabu 28/12/2022.
(Tim MF)







