Pemkab Labuhanbatu “Gas Pol” Ke BPK Sumut, Sapu Bersih Temuan demi WTP 2025

LABUHANBATU-fokuspost.com-Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tancap gas mempersiapkan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Langkah serius itu ditunjukkan melalui koordinasi dan konsultasi intensif bersama Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Sumatera Utara, di Kantor BPK, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (11/2/2026).

Bacaan Lainnya

Upaya ini dilakukan untuk memastikan laporan keuangan Pemkab Labuhanbatu disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan, transparan, serta siap diaudit tanpa celah.

Fokus Pembenahan: Bukan Sekadar Formalitas
Dalam forum tersebut, jajaran OPD diminta langsung menyiapkan empat agenda krusial:

Kesesuaian regulasi seluruh pencatatan transaksi keuangan sepanjang tahun anggaran.

Penataan dan validasi aset daerah agar tidak menjadi temuan berulang.
Penyelesaian tuntas rekomendasi BPK sebelumnya.

Ketepatan waktu penyerahan laporan keuangan unaudited.
Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, menegaskan koordinasi ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan.

“Ini bukan rutinitas. Seluruh kepala OPD saya instruksikan proaktif dan kooperatif menyiapkan data pendukung. Transparansi adalah kunci agar setiap rupiah pembangunan di Labuhanbatu dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kepala Perwakilan BPK Sumatera Utara, Paula Henri Simatupang, menekankan bahwa proses pemeriksaan akan diawali dengan pemeriksaan pendahuluan, sebelum masuk ke tahap pemeriksaan terperinci.

Menurutnya, konsultasi sejak awal sangat penting agar kendala teknis, khususnya dalam pengumpulan dokumen sumber, dapat diminimalkan.

“Jika ingin meraih opini WTP, pemerintah daerah harus memenuhi seluruh ketentuan BPK. Tidak boleh ada pembatasan ruang lingkup pemeriksaan dan tidak boleh ada pelanggaran akuntansi,” tegas Paula.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mampu mempertahankan kualitas tata kelola keuangan daerah sehingga layak memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Lengkap Didampingi Pejabat Kunci
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Labuhanbatu didampingi Kepala Inspektorat Ahlan Truna, SH, Kepala BKD Ali Armaya, Kaban BPKAD Salman Al Farisi,

Serta diikuti oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kabag Protokoler, dan jajaran Diskominfo.

Pemkab Labuhanbatu menegaskan, pembenahan laporan keuangan 2025 menjadi prioritas utama guna memastikan tidak ada lagi temuan berulang dan seluruh pengelolaan keuangan daerah berjalan akuntabel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *