Labuhanbatu Utara –fokuspost.com-Sosok berinisial W alias Wawan disebut-sebut masih bebas menjalankan dugaan praktik pengendalian peredaran narkoba di wilayah Lorong 6, Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Informasi yang dihimpun dari masyarakat dan pemberitaan media lokal menyebutkan, meski sejumlah orang yang diduga sebagai kaki tangan telah diamankan, Wawan hingga kini belum tersentuh hukum.
Kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah publik.
Sejumlah warga bahkan mulai bersuara lantang, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum (APH) dalam menangani kasus tersebut.
Dugaan adanya pembiaran hingga “tutup mata” oknum aparat pun mencuat, seiring belum tersentuh nya sosok yang diduga sebagai pengendali utama jaringan tersebut.
Lorong 6 Aek Kanopan Timur kini disebut-sebut sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba yang meresahkan.
Aktivitas mencurigakan disebut masih kerap terjadi, membuat warga merasa tidak aman di lingkungan sendiri.
Tak hanya di satu lokasi, jaringan yang dikaitkan dengan Wawan diduga menyebar ke sejumlah titik strategis di Labura.
Wilayah Kampung Baru hingga pusat Kota Aek Kanopan disebut menjadi jalur pergerakan, memanfaatkan padatnya aktivitas warga untuk menyamarkan transaksi ilegal.
Bahkan, jaringan ini diduga memiliki jalur distribusi hingga ke wilayah perbatasan Labuhanbatu, dengan peran kurir lokal yang bergerak dinamis.
Di sisi lain, komitmen pemberantasan narkoba sejatinya telah ditegaskan pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya perang terhadap narkotika demi melindungi generasi muda menuju visi Indonesia Emas.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Plt Kasi Humas IPTU Arwin menegaskan, pihaknya berkomitmen memberantas peredaran narkoba.
Hal senada disampaikan Kasat Narkoba AKP Hardiyanto yang menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.
“Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat. Pemberantasan narkoba akan dilakukan tanpa kompromi,” tegasnya.
Meski demikian, masyarakat berharap komitmen tersebut benar-benar diwujudkan melalui langkah konkret dan terukur, termasuk segera mengungkap dan menangkap sosok yang diduga menjadi aktor utama di balik maraknya peredaran narkoba di Labura.







