BURU fokuspost.com Program Bakti TNI AD untuk Rakyat resmi ditutup. Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., menutup langsung rangkaian kegiatan tersebut di Lapangan Bola Parbulu, Kabupaten Buru, Sabtu (29/8/2026).
Upacara penutupan berlangsung pukul 09.00 WIT dan dihadiri sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, DPRD, serta unsur kejaksaan dari Kabupaten Buru dan Buru Selatan.
Hadir di antaranya Danrem 151/Binaiya, Aster Kasdam XV/Pattimura, Sekda Provinsi Maluku, Kadis PU Provinsi Maluku, Bupati Buru, Bupati Buru Selatan, pimpinan DPRD kedua kabupaten, Kapolres Buru dan Buru Selatan, serta jajaran Kejaksaan Negeri.
Dalam amanatnya, Mayjen Dody menegaskan bahwa Bakti TNI AD untuk Rakyat bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi bagian dari pengabdian TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selama pelaksanaan kegiatan ini, kita telah menyaksikan gotong royong yang luar biasa antara prajurit TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Mayjen Dody.
Menurutnya, kebersamaan antara TNI, pemerintah dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi tantangan pembangunan, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan akses ekonomi.
Tiga Pesan Pangdam
Sebelum menutup program secara resmi, Pangdam XV/Pattimura menitipkan tiga pesan kepada masyarakat Buru dan Buru Selatan.
Pertama, menjaga hasil pembangunan. Fasilitas yang telah dibangun harus dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Kedua, memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Gotong royong yang terbangun selama program harus terus dipelihara sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketiga, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak. Pangdam menyampaikan penghargaan kepada prajurit TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat yang terlibat hingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Puncak kegiatan ditandai dengan pernyataan resmi penutupan program oleh Pangdam XV/Pattimura yang disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan.
Menutup amanatnya, Mayjen Dody menyerukan semangat khas yang menggugah peserta upacara:
“Lawanena Haulala, Maju Terus Pantang Mundur!”
Dengan berakhirnya program Bakti TNI AD untuk Rakyat, pembangunan yang telah dikerjakan di wilayah Buru dan Buru Selatan kini menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga, dirawat dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat.
Dari Bumi Bupolo, pengabdian TNI kembali menegaskan satu pesan: pembangunan tidak boleh berhenti, dan rakyat tidak boleh berjalan sendiri.
Tim Investigasi Maluku | FokusPost.com (Makmur)






