Warga Tali Air Permai minta Pemprov Sumut Lanjutkan Pembangunan SMA Negeri yang Mangkrak

BATU BARA –fokus post.com Ratusan kepala keluarga menaruh harapan besar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) untuk segera melanjutkan pembangunan gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 yang ada di desa Tali air permai kecamatan Nibung kabupaten batubara Sumut Selasa (11/8/2026).

Pasalnya, bangunan sekolah yang sangat dinantikan tersebut telah mangkrak selama kurang lebih empat tahun dan kini kondisinya telantar hingga kini di tumbuhi rumput liar hingga menjadi semak belukar.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan wartawan fokus post
Proyek yang didanai oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara tersebut diketahui mangkrak sejak akhir tahun 2023 dengan progres fisik yang diperkirakan hanya mencapai 35 persen.

Akibat berhentinya pembangunan ini, anak-anak di Kecamatan Nibung Hangus kehilangan kesempatan untuk bersekolah di fasilitas negeri yang dekat dari rumah mereka.

Salah seorang mewakili warga setempat “Kami masyarakat Tali Air Permai sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar pembangunan gedung SMA N 1 ini dilanjutkan kembali dalam waktu dekat.

pondasi dan sebagian bangunan sudah dikerjakan sampai sekitar 35%, namun entah mengapa berhenti dan dibiarkan usang hingga jadi semak belukar selama bertahun-tahun.

Kasihan anak-anak kami yang setiap hari harus kelelahan di jalan dan biaya ongkosnya sangat berat bagi kami,” ujarnya salah seorang warga setempat

lanjut, ia menegaskan bahwa mereka fokus utama warga saat ini murni demi pemenuhan hak pendidikan yang layak dan dekat bagi anak cucu mereka.

Kehadiran sekolah baru diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan mempermudah akses pendidikan di Kecamatan Nibung Hangus.khusunya di desa Tali air permai

Akibat ketiadaan fasilitas pendidikan tingkat atas yang dekat, anak-anak di Desa Tali Air Permai dan sekitarnya terpaksa harus menempuh jarak yang sangat jauh setiap hari untuk bisa bersekolah di kecamatan lain.

Jarak tempuh yang jauh ini tidak hanya menguras energi fisik anak-anak, tetapi juga membebani kondisi perekonomian orang tua murid.

Para orang tua harus mengeluarkan biaya ekstra yang cukup besar untuk ongkos transportasi harian, termasuk biaya bahan bakar kendaraan bermotor.

Bagi keluarga berpenghasilan rendah, biaya ini dirasa sangat mencekik di tengah situasi ekonomi saat ini.”ucapnya

Melalui publikasi di media massa ini, warga Desa Tali Air Permai mewakili dari 12 desa se-kecamatan Nibung Hangus mengetuk hati Pejabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara agar memberikan perhatian khusus.

Warga sangat berharap alokasi anggaran kelanjutan pembangunan fisik sekolah dapat segera dimasukkan dalam agenda prioritas APBD Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat.

Meski di luar kewenangan, masyarakat mengharapkan pran serta pemkab batu bara memfasilitasi aspirasi masyarakat untuk meninjau ke lokasi dan pihak pemprov agar segera menindak lanjuti .(aus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *