Wakil Ketua Pemuda Adat Desak Pangdam Pertahankan Yonif 733 di Gunung Botak

BURU, MALUKU —fokuspost.com-Kinerja personel Pos PAM Satgas PKH Yonif 733/Masariku dalam mengamankan kawasan Gunung Botak mendapat apresiasi dari masyarakat.

Wakil Ketua Pemuda Adat Kabupaten Buru, Jhon K. Manuputty, meminta Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han. mempertahankan personel Yonif 733/Masariku yang saat ini bertugas di kawasan tersebut.

Bacaan Lainnya

Jhon menilai keberadaan personel Yonif 733/Masariku telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan penertiban kawasan Gunung Botak.

Menurutnya, pengalaman dan pemahaman personel terhadap kondisi wilayah menjadi modal penting untuk memastikan pengamanan di kawasan pertambangan tersebut tetap berjalan efektif.

“Kami meminta Pangdam XV/Pattimura mempertahankan personel Yonif 733/Masariku. Tidak perlu digantikan dengan personel lain, karena selama proses penertiban di Gunung Botak, personel Yonif 733/Masariku telah menunjukkan kemampuan dalam menjalankan tugas pengamanan,” ujar Jhon K. Manuputty, Selasa (8/9/2026).

Ia mengatakan, konsistensi personel di lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga situasi Gunung Botak tetap aman dan terkendali.

Jhon juga mengingatkan bahwa pergantian personel secara keseluruhan berpotensi membutuhkan proses adaptasi kembali terhadap kondisi geografis, karakter wilayah, serta dinamika masyarakat di kawasan Gunung Botak.

Namun, ia menegaskan apresiasi tersebut bukan berarti personel TNI harus terbebas dari evaluasi.

Menurutnya, evaluasi tetap diperlukan sebagai bagian dari pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas.

“Kalau memang personel tersebut mampu menjaga keamanan, menjalankan penertiban secara profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat, kami berharap mereka tetap dipertahankan,” tegasnya.

Wakil Ketua Pemuda Adat itu juga meminta kebijakan pengamanan Gunung Botak tetap mengedepankan profesionalisme, ketegasan terhadap aktivitas yang melanggar aturan, serta penghormatan terhadap masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Ia berharap Pangdam XV/Pattimura dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebelum mengambil keputusan terkait rotasi maupun pergantian personel yang bertugas di Gunung Botak.

“Yang kami inginkan sederhana: Gunung Botak harus aman, penertiban harus berjalan, dan masyarakat harus merasa terlindungi. Jika personel Yonif 733/Masariku selama ini mampu menjalankan tugas tersebut, kami berharap mereka tetap diberikan kepercayaan,” pungkas Jhon.

Penulis: (Tim A1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *