Labuhanbatu Utara-fokuspost.com-
Sorotan publik terhadap dugaan jaringan narkoba di Lorong 6, Aek Kanopan Timur, Kualuh Hulu, kian memanas.
Sosok berinisial W alias Wawan yang disebut-sebut sebagai pengendali utama, hingga kini masih belum tersentuh aparat penegak hukum.
Meski sejumlah orang yang diduga sebagai kaki tangan telah diamankan, belum adanya tindakan terhadap Wawan memunculkan gelombang kecurigaan di tengah masyarakat.
Warga mulai terang-terangan mempertanyakan keseriusan aparat dalam mengungkap aktor utama di balik peredaran narkoba tersebut.
“Kalau yang kecil-kecil bisa ditangkap, kenapa yang diduga bosnya justru belum tersentuh?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Lorong 6 Aek Kanopan Timur kini semakin dikenal sebagai titik rawan narkoba. Aktivitas mencurigakan disebut masih berlangsung, bahkan terkesan tak tersentuh.
Warga mengaku resah dan khawatir kondisi ini akan terus memburuk jika tidak segera ditindak tegas.
Tak hanya di satu lokasi, jaringan yang dikaitkan dengan Wawan diduga terus bergerak.
Sejumlah titik seperti Kampung Baru hingga pusat Kota Aek Kanopan disebut menjadi jalur distribusi. Pola pergerakan yang rapi dan memanfaatkan keramaian diduga menjadi strategi untuk menghindari pantauan aparat.
Bahkan, informasi yang berkembang menyebutkan jaringan ini telah menjangkau wilayah perbatasan Labuhanbatu dengan melibatkan kurir lokal yang bergerak secara dinamis.
Di tengah situasi ini, pernyataan tegas aparat kepolisian kembali menjadi sorotan.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui jajaran menyatakan komitmen tanpa kompromi dalam pemberantasan narkoba.
Namun, masyarakat kini menuntut lebih dari sekadar pernyataan.
Publik menunggu langkah nyata.
“Jangan hanya tangkap pengguna atau kurir. Bongkar sampai ke akar-akarnya,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra yang dikonfirmasi pada Kamis (16/4) belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan maraknya aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Warga berharap aparat tidak hanya bergerak di permukaan, tetapi berani menindak tegas siapa pun yang terlibat, termasuk sosok yang selama ini disebut-sebut sebagai aktor utama.
(Tim/redaksi)







